Berikut kisah Nabi Isa ‘alaihissalam secara rinci berdasarkan ajaran Islam (Al-Qur’an dan hadis), disampaikan runtut dari awal sampai akhir:
1. Kelahiran Nabi Isa (Mukjizat Tanpa Ayah)
Nabi Isa adalah putra Maryam binti Imran, seorang wanita suci, taat beribadah, dan menjaga kehormatannya. Suatu hari, Allah mengutus Malaikat Jibril kepada Maryam untuk menyampaikan kabar bahwa ia akan mengandung seorang anak tanpa ayah.
Maryam terkejut dan bertanya bagaimana mungkin hal itu terjadi, sementara ia tidak pernah disentuh laki-laki. Jibril menjawab bahwa itu adalah kehendak Allah, dan bagi Allah tidak ada yang mustahil.
➡️ Kelahiran Nabi Isa adalah mukjizat, sebagaimana Allah menciptakan Nabi Adam tanpa ayah dan ibu.
2. Maryam Mengandung dan Ujian Berat
Setelah mengandung, Maryam mengasingkan diri karena takut dicela masyarakat. Ia menghadapi ujian yang sangat berat: rasa sakit, kesendirian, dan ketakutan akan tuduhan zina.
Ketika waktu melahirkan tiba, Maryam bersandar pada pohon kurma. Allah menenangkannya dengan wahyu:
Ia diperintahkan menggoyang pohon kurma, lalu jatuhlah buah kurma segar
Disediakan air untuknya
Ia diperintahkan berpuasa berbicara
3. Nabi Isa Berbicara Saat Bayi
Saat Maryam kembali kepada kaumnya sambil membawa bayi Isa, mereka menuduhnya melakukan perbuatan keji.
Maryam tidak menjawab satu kata pun. Ia hanya menunjuk bayinya.
Atas izin Allah, Nabi Isa berbicara saat masih bayi:
“Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia memberiku Kitab dan menjadikanku seorang nabi…”
Mukjizat ini membuktikan kesucian Maryam dan kenabian Isa sejak kecil.
4. Masa Kenabian Nabi Isa
Ketika dewasa, Allah mengangkat Isa sebagai nabi dan rasul untuk Bani Israil. Ia diutus untuk:
Membenarkan Taurat
Menyampaikan Injil
Mengajak menyembah Allah Yang Maha Esa
Ajaran Utama Nabi Isa:
Tauhid (menyembah Allah saja)
Menghidupkan kembali nilai kasih sayang
Meluruskan penyimpangan para ulama Bani Israil
5. Mukjizat-Mukjizat Nabi Isa
Dengan izin Allah, Nabi Isa diberi banyak mukjizat, di antaranya:
Membentuk burung dari tanah liat lalu meniupnya hingga hidup
Menyembuhkan orang buta sejak lahir
Menyembuhkan penyakit kusta
Menghidupkan orang mati
Mengetahui apa yang disimpan orang di rumah mereka
Menurunkan hidangan dari langit (Al-Ma’idah) atas permintaan para pengikutnya
⚠️ Semua mukjizat ini terjadi bukan karena kekuatan Isa, tetapi atas izin Allah.
6. Penolakan dan Permusuhan Bani Israil
Sebagian Bani Israil menolak dakwah Nabi Isa. Para pemuka agama merasa terancam karena:
Kedudukan mereka terganggu
Kebohongan mereka dibongkar
Mereka menuduh Nabi Isa sebagai penyihir dan perusak agama, lalu merencanakan pembunuhan.
7. Nabi Isa Tidak Disalib (Menurut Islam)
Dalam Islam, Nabi Isa tidak dibunuh dan tidak disalib.
Allah menyelamatkannya dengan:
Mengangkat Nabi Isa ke langit
Menyerupakan wajah Nabi Isa dengan orang lain (yang akhirnya disalib)
Al-Qur’an menegaskan bahwa mereka hanya menyangka telah membunuh Isa, padahal tidak.
8. Pengangkatan Nabi Isa ke Langit
Allah mengangkat Nabi Isa dalam keadaan hidup, dan ia masih hidup hingga sekarang di sisi Allah.
Ini adalah kehormatan besar dan bukti bahwa Allah menjaga para nabi-Nya.
9. Nabi Isa Akan Turun Kembali di Akhir Zaman
Salah satu tanda besar kiamat adalah turunnya Nabi Isa kembali ke bumi. Ketika itu, beliau akan:
Membunuh Dajjal
Menegakkan keadilan
Mengikuti syariat Nabi Muhammad ﷺ
Mematahkan salib dan meluruskan keyakinan yang salah
Memimpin manusia dalam masa damai
Setelah itu, Nabi Isa akan wafat secara normal.
10. Kedudukan Nabi Isa dalam Islam
Dalam Islam:
Nabi Isa adalah nabi dan rasul, bukan Tuhan dan bukan anak Tuhan
Beliau adalah salah satu ulul azmi (nabi besar)
Sangat dimuliakan, tetapi tetap hamba Allah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar